Ingin Memulai Investasi di Saham? Ini Dia Plus Minus Berinvestasi di Saham

Saham merupakan pilihan investasi yang dianggap bisa menjamin masa depan. Dibalik keuntungannya yang menggiurkan, ada pula resiko bermain saham yang mungkin sulit dijangkau oleh pemula. Hal itu wajar karena setiap tindakan, pasti ada manfaat dan resikonya. Sebaiknya Anda mempertimbangkan secara masak sebelum memutuskan berinvestasi di saham.

Investasi Saham
Investasi Saham












Jangan sampai Anda merugi karena salah dalam mengerti tentang saham. Perhatikan semua hal dari pengertian saham sampai bagaimana cara mendapatkan profit dari saham itu. Namun, sebelum itu perlu membandingkan antara keuntungan dan resiko bermain saham. Setelah merasa cocok dan bisa mengelola saham dengan baik, barulah Anda memutuskannya. Anda mesti memperhitungkan sebaik mungkin dengan penuh kehati-hatian dalam mengelola keuangan.

Kalau Anda merasa tertarik ingin investasi dalam bentuk saham, pahami dulu resiko bermain saham diantaranya :

Capital Loss

Resiko yang pertama disebut dengan Capital Loss yakni suatu perhitungan selisih negatif nilai jual suatu saham dengan nilai belinya. Contohnya, kondisi ini mungkin akan Anda alami saat menjual saham kembali yang harganya lebih rendah dibandingkan harga pada saat membelinya. Tentulah investasi yang Anda lakukan ini bisa mengurangi harta bukannya menambah harta Anda.

Likuidasi

Sedangkan resiko yang kedua disebut dengan likuidasi yaitu suatu bagian saat emiten dalam status bangkrut. Saat dalam kondisi seperti itu, pemilik saham mempunyai hak atas aset perusahaan berdasarkan nilai saham yang dimiliki.

Saham hangus

Resiko bermain saham berikutnya adalah saat dimana emiten mengalami kebangkrutan dan tidak mempunyai aset apapun setelah melunasi semua hutang-hutang, termasuk pembayaran gaji pegawai dan pajak, maka saham yang dimiliki investor akan hangus.

Mengetahui resiko bermain saham akan membantu Anda dalam menambil langkah atau strategi bermain yang matang. Tidak hanya dengan ancang-ancang saja, tapi perkirakan keuntungan, pembelian saham apa dan bagaimana nanti kedepannya. Besar kecilnya resiko investasi saham ini tergantung pada Anda sebagai investor dalam menyikapinya. Semakin Anda paham tentang investasi saham yang tepat, semakin kecil resiko yang Anda rasakan.

Kendalikan resiko sebaik mungkin dan siapkan opsi lain untuk menutupi resiko yang mungkin saja terjadi. Mungkin Anda bisa menggunakan cara diversifikasi portofolio yang artinya Anda membeli saham dari beberapa perusahaan industri, jenis saham dan skala perusahaan yang tidak sama. Sehingga, kondisi keuangan Anda tetap terjaga. Kalau saham di satu industri bangkrut, Anda masih bisa memanfaatkan saham di indutri lainnya.

Cari tahu secara detail tentang perusahaan yang akan Anda beli sahamnya, bagaimana kinerjanya, catatan keuangannya dan lain sebagainya. Perhatikan bagaimana perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun. Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan ruang lingkup bisnis, stabilitas ekonomi sosial serta politik di negara asal perusahaan dan dunia. Belajarlah dulu sebelum memulai berinvestasi.