5 Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Membawa Bayi Naik Pesawat Terbang


Membawa bayi untuk melakukan perjalanan dengan pesawat terbang untuk pertama kalinya tentu membutuhkan banyak persiapan. Persiapan yang matang mampu meminimalisir rasa cemas yang mungkin saja kamu rasakan saat berada di dalam pesawat dengan bayi untuk pertama kalinya. Jika kamu masih belum mengetahui hal-hal apa saja yang sebaiknya disiapkan saat mengajak bayi naik pesawat, simak di sini penjelasannya.



1.Ketahui Usia yang Aman untuk Bayi Naik Pesawat

Jika bayi kamu baru berumur dua minggu sampai sebulan, sebaiknya urungkan niat kamu untuk mengajak si kecil bepergian dengan pesawat terbang. Tubuh bayi sekecil ini masih belum cukup kuat untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Pada usia segitu juga, bayi masih sangat rentan terhadap kuman dan bakteri, terutama di ruangan tertutup yang dipenuhi banyak orang seperti kabin pesawat.

Usia tiga bulan adalah usia yang aman untuk mengajak bayi bepergian naik pesawat. Di usia ini, fisiologi pertumbuhan serta perkembangan bayi sudah maksimal sehingga kondisi si kecil optimal ketika menghadapi stres semacam hawa dingin maupun berbagai perubahan tekanan udara di dalam pesawat.

2. Pesan Satu Kursi Tambahan untuk Si Kecil

Saat melakukan pemesanan tiket, sebaiknya kamu pesan satu lagi kursi tambahan untuk Si Kecil. Kamu sangat tidak disarankan untuk memangku bayi terus menerus selama penerbangan. Hal tersebut bisa jadi sangat berbahaya jika terjadi turbulensi atau perubahan udara drastis yang bisa membuat bayi terlepas dari pangkuan.

Kamu bisa memesan tiket pesawat Lion Air saat pertama kali bepergian bersama bayi. Selain sudah terjamin pelayanannya, harga tiket pesawat Lion Air juga cukup terjangkau. Jadi kamu bisa bepergian dengan Si Kecil dengan perasaan yang tenang dan nyaman.

3. Laporkan Bayi Kamu di Counter Check-in

Meskipun kamu sudah melakukan check-in secara online, kamu harus tetap melaporkan di counter check-in apabila kamu hendak melakukan penerbangan bersama dengan si kecil. Jika kamu sudah menginformasikan pihak maskapai, awak kabin akan bersiap untuk memasang sabuk tambahan ataupun tempat duduk khusus untuk si kecil saat berada di dalam pesawat.

Pihak maskapai biasanya akan meminta surat keterangan medis dan surat rekomendasi dokter yang menyatakan bahwa bayi kamu sehat dan layak untuk bepergian menggunakan pesawat terbang.

4. Pilih Tempat Duduk di Bagian Lorong

Tempat duduk di sisi lorong akan memudahkan kamu untuk keluar masuk saat sedang mengurus Si Kecil ke toilet atau berjalan-jalan di lorong kabin. Selain itu, usahakan juga untuk memilih tempat duduk yang berada di bagian depan kabin pesawat.

Tempat duduk di bagian depan pesawat memiliki ruang yang lebih lebar untuk kaki dan bagian depan pesawat lebih minim merasakan guncangan saat pesawat mengalami turbulensi. Dengan begitu, bayi kamu bisa beristirahat dengan lebih tenang.

5. Ajak Bayi untuk Beraktivitas agar Tidak Merasa Bosan

Saat berada di dalam pesawat, usahakan agar bayi kamu tidak merasa bosan. Jika Si Kecil mulai merasa bosan dan rewel, kamu bisa mengajaknya untuk beraktivitas kecil seperti berjalan-jalan di lorong pesawat dan memberikannya mainan. Jadi, selalu siap sedia dengan mainan yang disukainya.
Itu dia beberapa hal yang wajib kamu ketahui sebelum mengajak bayi untuk bepergian dengan pesawat terbang. Cari tahu juga informasi-informasi tambahan agar perjalanan kamu dan Si Kecil bisa lebih nyaman.