5 Kata Kata Mutiara Para Cendekiawan


Menjalani kehidupan sering kali mengalami masa sulit meskipun juga pasti kita pernah dan sering mengalami masa gembira. Saat berada dalam masa gembira, jarang kita mengingat masa sulit.


Begitu pula saat dalam masa sulit, sering kali kita terus terpaku dan mengeluh hingga lupa untuk berusaha mencapai masa ge,bira lagi. Padahal kita pasti sudah mengetahui apa yang sebenarnya perlu kita lakukan.


Hanya saja hal tersebut selalu kita lupakan dan belum mampu mengerakkan hati kita saat kata kata tersebut belum menjadi bernilai untuk kita.


Sebuah kalimat akan menjadi bernilai mana kala didengarkan saat hati tenang. Selain itu, pengucapan dari para cendekiawan yang telah mengenyam banyaknya balada kehidupan akan lebih membuat kita mendapatkan motivasi lebih untuk terus bergerak.


Kita juga sudah melihat contoh nyata para orang orang sukses yang berhasil menaklukan keterpurukan. Nah, berikut ini adalah beberapa kata mutiara kutipan dari para cendekiawan:

  • Kita sangat berlebihan dalam membangun dinding batasan pribadi, akan tetapi kita tidak banyak membangun jembatan (Isaac Newton).
  • Cobalah untuk tidak menjadikan diri sendiri sebagai seorang yang sukses. Akan tetapi cobalah untuk menjadi seseorang yang bernilai (Albert Einstein).
  • Orang yang bijak akan berbicara karena mereka mempunyai sesuatu untuk disampaikan. Sedangkan orang bodoh dalam berkata karena mereka harus mengatakan sesuatu (Plato).
  • Sebuah rasa sabar memiliki dua sisi. Sisi yang satunya adalah sabarm dan sisi yang lainnya adalah bersyukur kepada Tuhan (Ibnu Mas’ud).
  • Penderitaan jiwa akan mengarahkan pada keburukan. Putus asa adalah sumber dari kesesatan. Dan kegelapan hati adalah pangkat dari penderitaan jiwa (Bediuzzaman Said Nursi).

Itulah lima buah kata-kata mutiara yang bisa Anda lihat lebih banyak di Infia.co, yang mungkin akan membantu Anda untuk melihat sisi lain dari kehidupan dan juga sisi lain dari apa yang tengah Anda alami saat ini. Sehingga Anda bisa kembali bangkit dan segera melakukan segala hal baik dan positif untuk terus berada pada posisi yang bahagia. Hingga akhirnya sampai pada terpenuhinya rasa syukur pada Tuhan sebagai dampak positif lain atas apa yang tertanam pada diri Anda.