Melirik Kevin Systrom, Sang Pendiri Instagram yang Sukses


Melirik Kevin Systrom, Sang Pendiri Instagram yang Sukses - Jika kamu sering menggunakan aplikasi Instagram untuk berbagi foto dan mengunggah storimu, tentu tak asing dengan nama Kevin Systrom. Kesuksesan aplikasi Instagram yang banyak digandrungi semua usia itu berhasil menembus angka 1 miliar (hingga Juni 2018) berkat miliarder asal San Fransisco itu. Pria kelahiran 30 Desember 1983 ini, merupakan sarjana di bidang Management Science and Engineering dari Stanford University. Ia sudah mulai menekuni dunia teknologi sejak duduk di bangku perkuliahan. Pada program Mayfield Fellows, Kevin berhasil terpilih dari 12 orang yang terlibat untuk mengikuti pelatihan mengenai kewirausahaan teknologi tinggi.

Majalah Forbes juga mencatat jumlah kekayaan pria berusia 35 tahun ini mencapai 1,4 juta dollar AS atau setara Rp 20,8 triliun. Tak heran bila ia disebut sebagai sang pendiri Instagram yang sukses. Kesuksesan Kevin sendiri dinilai tidak datang secara instan, ia pernah melalui jatuh bangun dalam mengumpulkan pundi-pundi uang.

Awal Karir di Google
Ketertarikannya akan dunia kewirausahaan teknologi membuat Kevin menekuni dunia startup. Ia banyak belajar mengenai bidang tersebut saat bekerja di Google. Disana, Kevin dipekerjakan pada posisi manajer pemasaran produk yang tugasnya berfokus pada produk Google, seperti Gmail, Google Calendar, Docs dan Spreadsheets. Kevin juga sempat bekerja di Nexstop, sebuah perusahaan rintisan yang didirikan oleh para mantan pekerja Google.

Aplikasi Cikal Bakal Instagram
 Bersama rekannya yaitu Mike Krieger, Kevin mendirikan startup yang diberi nama Burbn. Aplikasi ini bisa disebut sebagai cikal bakal Instagram. Kevin bersama rekannya Mike, pertama kali memperkenalkan aplikasi tersebut pada Baseline Ventures dan Andreessen Howowitz pada acar pesta. Mereka berhasil mendapat suntikan dana sebesar 500.000 dolar AS. Namun, setelah berhasil mendapat suntikan dana dan diperkenalkan ke publik, Kevin dan Mike menilai aplikasi Burbn terlalu banyak fitur dan merumitkan pengguna.

Sehingga mereka kembali merancang aplikasi tersebut agar jauh lebih sederhana, seperti bisa berbagi foto, kolom komentar dan tombol likes. Kevin dan Mike pun berhasil memodifikasi aplikasi Burbn dengan nama baru Instagram. Nama Instagram sendiri adalah gabungan dari kata Instant dan Telegram. Sang pendiri Instagram itu pun berhasil menarik perhatian dunia. Sebulan setelah peluncuran, aplikasi tersebut diunduh oleh sejuta pengguna di seluruh dunia.

Instagram diakuisisi oleh Facebook
Pada tahun 2012, Mark Zuckerberg membeli Instagram dengan dana yang sangat besar mencapai 1 miliar dollar AS. Hal itu dilakukan Zuckerberg melihat peluang besar yang akan didapat dari Instagram di masa mendatang. Kevin dan Mike harus rela melepas saham Instagram karena diakuisisi oleh Facebook. Namun, Zuckerberg tetap memilih Kevin dan Mike untuk mengelola Instagram secara independen dan terpisah dengan Facebook. Setelah diakuisisi justru Instagram menjadi aplikasi yang paling banyak digemari karena telah digunakan lebih dari 1 miliar orang diseluruh dunia.

Sayangnya saat Instagram sedang melesat, Kevin dan Mike dikabarkan mengundurkan diri dari perusahaan yang mereka dirikan. Rumor yang beredar karena mereka tak sepaham dengan kepemimpinan Zuckerberg.

Nah itu tadi kisah mengenai Kevin Systrom sang pendiri Instagram yang tajir melintir. Kamu bisa mengikuti jejak kesuksesannya dengan bersungguh-sungguh menekuni suatu bidang. Jangan pernah patah semangat dalam mencapai kesuksesan. Untuk kamu yang ingin membaca artikel lainnya seputar gaya hidup ataupun strategi mengelola keuangan bisa baca di laman situs https://www.cekaja.com/info/cek-6-fakta-kevin-systrom-sang-pendiri-instagram/.