Apa Itu Gangguan Somatoform ?


             Gangguan somatoform mungkin jarang terdengar di telinga masyarakat pada umumnya . Memang gangguan somatoform ini jarang dibahas ditengah masyarakat namun ada loh seseorang yang mengalami gangguan somatoforom . Definisi gangguan somatoform adalah kelompok gangguan jiwa yang kita sendiri bisa merasakan gejala sakit fisik yang nyata ke tubuh kita padahal ketika diperiksakan ke dokter , secara fisik tidak ditemukan kelainan . Merasakan rasa sakit yang nyata dan bukan imajinasi tetapi ketika di periksakan ke dokter tidak ditemukan adanya sumber penyakit . Gangguan somatoform ini menganggu kita saat kita stress atau banyak pikiran bahkan dokter perlu melakukan pemeriksaan medis yang lengkap untuk mendiagnosis gangguan ini serta meneliti mencari penyebab atas keluhan gangguan somatoform . Gangguan ini pun memiliki beberapa jenis Dilansir dari Alodokter ada lima jenis dalam Gangguan Somatoform  yaitu :
ü  Gangguan Rasa Sakit
Faktor Psikologis adalah salah satu faktor yang mempengaruhi rasa sakit karena berkontribusi terhadap tingkat keparahan , serangan nyeri dan lamanya penyakit berlangsung . Kondisi ini dimana kita akan merasakan rasa sakit terus menerus yang tidak ada hubungannnya dengan penyakit fisik . Rasa sakit disertai nyeri adalah gejala gangguan somatoform yang utama .
ü  Gangguan Dismorfik Tubuh
Pada gangguan ini penderita somatoform merasa memiliki cacat fisik padahal yang terjadi sebenarnya tidak dan ketika kita menghabiskan waktu yang banyak mengkhawatirkan penampilan tubuh kita sendiri itu juga bisa disebut sedang mengalami dismorfik tubuh . Contohnya saja pengidap gangguan somatoform akan merasa memiliki bentuk telinga yang aneh , padahal bentuk telinganya normal atau hanya memiliki kecatatan kecil yang cenderung terlalu dibesar besarkan karena terlalu khawatir dengan yang ia rasakan kecacatan tersebut.
ü  Hipokondriasis
Pada kondisi ini pengidap gangguan somatoform percaya jika gejala yang mereka alami atau derita merupakan tanda –tanda penyakit kesehatan yang berbahaya dan sangat serius . Pengidap jika mengalami jenis gangguan somatoform ini akan selalu khawatir mereka benar benar memiliki penyakit serius Misalnya Mereka curiga terkena kanker kulit walaupun hanya ada ruam kecil dikulitnya dan ketika mereka merasa sakit kepala mereka mengira bahwa terkena penyakit tumor otak dan lain lain .
ü  Gangguan Konversi
Pada jenis gangguan ini , Si penderita memiliki gejala yang menunjukkan ada penyakit serius pada saraf maupun otaknya namun ketika diperiksa secara medis tidak ditemukan penyebabnya . Gejala gangguan konversi ini bertambah parah ketika kita stress atau banyak pikiran bahkan gejala ini menetap dalam jangka waktu yang lama atau ada juga yang dalam beberapa minggu . Gejala gangguan konversi ini seperti mati rasa , pendengaran terganggu atau bahkan tidak bisa mendengar dengan baik , gerak tubuh abnormal seperti tremor , gontai ketika berjalan bahkan lumpuh dan buta . Jenis gangguan somatoform ini cenderung berada di usia 18-30 tahun biasanya dan berulang dari waktu ke waktu .
ü  Gangguan Somatisasi
Pada gangguan ini lebih ke gejala fisik seperti gangguan pencernaan , kelelahan , masalah berkaitan tentang menstruasi , sakit kepala , mual , sakit perut dan sampai masalah seksual . Gangguan ini bisa berlangsung selama bertahun tahun umumnya terjadi pada usia 18-30 tahun serta lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria  . Biasanya penderita gangguan somatisasi ini menjalani banyak tes dan sering melakukan rujukan ke berbagau spesialis karena memang jika diperiksa tidak ada kelainan fisik ditemukan yang dapat bisa menjelaskan gejalanya Tetapi kelainan somatisasi ini mempengaruhi kehidupan sehari – hari walaupun gangguan ini todak diketahui penyebabnya .
Sumber ganbar : doktersehat.com