Cara yang Benar untuk Nego Harga Mobil Bekas

Cara yang Benar untuk Nego Harga Mobil Bekas - Harga sebuah mobil bekas pada umumnya memiliki rentang pasaran tergantung dari kondisi dan tahun produksi. Mobil bekas menjadi alternatif bagi mereka yang ingin memiliki mobil. Harganya jelas lebih terjangkau ketimbang mobil baru untuk model yang sama.

Mobil bekas juga telah terbukti lebih kuat dan bandel secara performa dibandingkan mobil baru yang beredar di pasaran saat ini. Saat berburu mobil bekas, Anda bisa mencari ke dealer atau penjual perorangan. Harga yang ditawarkan tentu akan berbeda, mengingat dealer motivasi menjual mobil bekasnya adalah murni untuk mencari keuntungan.

Sebaliknya, penjual perorangan biasanya menawarkan lebih terjangkau. Mereka biasanya menjual mobilnya karena ingin mendapat dana tambahan untuk mengganti menjadi mobil baru, atau mungkin karena ada keperluan lain yang mendesak. Jika Anda ingin membeli mobil yang bagus, coba kunjungi mobil honda ini.

Anda yang sedang mencari mobil bekas, tetap wajib melakukan tawar menawar harga. Tujuannya agar Anda mendapat harga mobil bekas yang sesuai ekspektasi kantong, atau bisa mengurangi harga dari kekurangan yang ada pada mobil itu. Sebab, banyak ditemukan mobil bekas yang dijual tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Estimasi perbaikan kendaraan atau mengurus surat-suratnya mencapai puluhan juta rupiah. Penjual akan mematok harga yang tinggi terhadap mobil bekas mereka karena hanya mengacu pada harga pasaran. Mereka tidak melihat aspek lain seperti kondisi fisik atau mesin mobil tersebut.
Berikut ini langkah dalam berburu mobil bekas:

1. Tentukan Pilihan

Membeli mobil bekas sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika akan rutin digunakan untuk bekerja, tentu memilih mobil mungil yang nyaman dan irit bahan bakar. Anda yang sering bepergian bersama keluarga bisa memilih mobil berukuran besar.

Tentukan fitur apa saja yang dibutuhkan dari mobil impian, seperti AC, power window, atau mengenai fitur safety seperti ABS atau air bag. Dari situ, Anda bisa mencar harga pasaran dari mobil impian yang memiliki fitur yang Anda mau. Dari harga pasaran yang ada, nanti Anda bisa mengajukan penawaran dengan nilai jauh di bawah harga. Tapi ingat, tetap logis dalam menawar rendahnya.

Cara tawar menawar seperti ini biasanya terjadi pada dealer mobil bekas. Setelah cocok dengan harga, proses selanjutnya yaitu memeriksa kondisi kendaraan, baik fisik atau mesinnya. Pastikan mobil yang Anda pilih kondisinya masih sehat semuanya. Apabila ada kerusakan, ini jadi poin Anda untuk kembali menawar harga dengan alasan perbaikan.

2. Memeriksa Kondisi Eksterior dan Interior Mobil

Lakukan pengecekan kondisi mobil bekas tersebut dengan cermat. Bila perlu, bawa rekan yang mengerti mesin dan mobil untuk membantu memeriksa kondisinya. Tiap mobil berbeda perlakuan, ada yang mahal dalam perawatan mesin dan komponen. Sebaliknya, ada juga mobil yang lebih murah dalam perawatan mesin tapi mahal untuk body repair.

Pastikan, kondisi mesin dan bodi sehat agar Anda tidak terbebani banyak perbaikan setelah membelinya. Pertama periksa bagian eksterior. Periksa dengan teliti kondisi cat mobil. Perhatikan apakah ada titik-titik karat, penyok atau goresan. Lihat permukaan sisi mobil dari ujung ke ujung.

Jika ada yang bergelombang itu tandanya bagian tersebut sudah pernah dicat ulang karena itu bekas dempul yang kurang rata. Jika ada bagian yang kasar, bisa jadi itu adalah bekas lakban penutup saat cat ulang. Jangan lupa periksalah knalpot mobilnya. Disini Anda juga bisa mengunjungi pemahaman bahasa ini.

Jika ada bercak oli di ujung pipa itu menandakan masalah besar. Ketika anda menyalakan mesin dan keluar asap putih (bukan efek cuaca dingin), maka ini pun merupakan pertanda buruk dari kerusakan bagian mesin karena oli rembes ke ruang bakar. Merasa cukup dengan urusan bagian luar, maka pemeriksaan dilanjutkan ke bagian dalam.

Periksa panel-panel apakah tetap utuh dan catnya masih cerah. Lalu periksa juga bagian jok, apakah ada sobekan, lubang atau kerusakan lainnya. Saat duduk di kursi pengemudi periksa kondisi lampu-lampu yang ada. Hal ini termasuk sensor parkir, kamera parkir, sistem audio dan sebagainya.

3. Periksa Kondisi Mesin

Apabila knalpot bersih, bukan berarti Anda abai soal kondisi mesin. Anda perlu tetap memeriksa kondisinya baik secara visual atau suara. Pada blok mesin, cermati apakah ada noda oli atau tidak. Jika ada berarti ada kebocoran di sana, dan mungkin membutuhkan perbaikan besar nantinya.

Periksa juga minyak rem dan reservoirnya untuk memastikan tidak ada kebocoran. Cara lain untuk memeriksa mesin yaitu mendengarnya. Hidupkan mesin tiga hingga lima menit dan dengarkan. Ulangi cara itu, lalu buka kap atau tutup mesin mobil.

Pastikan suara mesin mobil masih halus dan konstan saat mesin dihidupkan tanpa harus membleyer gas. Jika Anda merasa ada yang janggal pada pengamatan pertama, lebih baik anda tinggalkan saja. Demikian ulasan mengenai tawar menawar mobil bekas dan cara memeriksa kondisi mobilnya. Semoga bermanfaat bagi anda untuk mendapatkan mobil impian.

4. Test Drive Mobil Bekas

Banyak dealer atau penjual enggan apabila diminta melakukan test drive. Apabila mereka tidak percaya, mintalah izin dan ajak juga pemilik mobil untuk anda coba kendarai mobilnya. Kendarailah dengan berbagai manuver dan coba sesekali berkecepatan tinggi. Kemudian Pada kecepatan rendah lakukan lepas stir untuk mengecek apakah mobil tetap berjalan lurus atau tidak.

Apabila Anda yakin dengan kondisi mobil saat sesi test drive, pastikan kembali kondisi pajak kendaraannya. Mobil sehat yang dijual relatif murah kadang pajaknya menunggak beberapa tahun. Bila benar begini, Anda perlu menawar harga sesuai dengan jumlah pajak yang tertunggak.

Bila pihak penjual tidak memberi harga nego, cobalah untuk meminta kepada pedagang untuk melunasi pajak yang tertunggak. Dengan demikian, Anda tidak terbebani pajak yang tertunggak hingga balik nama saat mobil telah di tangan Anda.